Sesuatu, tepatnya seseorang yang ku perjuangkan untuk memilikinya, yang ku tunggu dalam waktu yang tak sebentar, yang selalu ku sebut namanya dalam doaku di setiap lipatan tanganku. Yang kupasrahkan hingga aku memilih bahagianya. Yang selalu kupaksa untuk bisa bersamanya. Yang tak pernah berhenti membuatku membasahkan pipi. Yang tak pernah habis aku mengandaikan hidup bahagia bersamanya. Aku menyayangimu lebih sebelum tahun ini berganti. Maaf. Maaf membuatmu tidak nyaman. Aku masih disini, masih menunggumu. Bryan Adam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar