Senin, 15 Juni 2015

Hujan

Tuhan sepertinya langit begitu bersukacita. Dia begitu cerah dengan cahaya bintangnya.
Tidak dengan hatiku Tuhan. Kenapa hujan tidak datang? Aku ingin sembunyi dalam tangisku. 
Kenapa tidak datang hujan, tidakkah kau mau melihatku menangis? Atau kau sangat bahagia aku bersusah hati?
Aku sedih, kaupun tau. Aku hanya aku, tak mungkin memaksa kehendakku. Aku tak ingin menjadi kerikil apalagi batu yang dapat membuat seseorang terjatuh dari langkahnya. Aku hanya ingin menjadi hujan yang menyejukkan tanah kering.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar